YA'AHOWU !! SYALLOM.. Kata Yesus: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh. 14:6) FAOMASI ZOAYA

LABEL

Pencarian

MARILAH KITA MENJADI BERKAT MELALUI INTERNET, KIRIMKAN TULISAN ANDA YANG MEMBANGKITKAN IMAN, MEMULIHKAN, MEMBAWA JIWA & PERTOBATAN KEPADA TUHAN.

Jumat, 09 Maret 2012

PELAYANAN KUNJUNGAN YANG EFEKTIF


(Pertemuan Majelis BNKP Bandung Timur pada tanggal 5 Maret 2012, di Rmh Bpk. Ama Tiber Gulo dengan bahan diskusi mengenai Pelayanan Kunjungan. Diskusi Pelayanan dipimpin oleh Bpk. Ama Wiley Waruwu). 

Dibawah ini dijelaskan hal yang mendukung penjelasan mengenai pelayanan kunjungan, kiranya bermanfaat bagi kita semua khususnya bagi pelayan gereja.

Ada empat hal berguna yang perlu diketahui ketika Anda melakukan pelayanan kunjungan agar kunjungan yang Anda lakukan tidak mengalami kebuntuan. Keempat hal tersebut yaitu:

Jumat, 02 Maret 2012

TIPS : 6 Cara Jabat Tangan Yang Baik

(Penerima Tamu dalam Gereja mewakili Gereja Tuhan untuk menyambut jemaat yang datang. Oleh karena itu sangat perlu memberikan kesan yang baik melalui Cara Jabat Tangan yang Baik, sehingga hal tersebut berkesan kepada jemaat dan merasa betah, sehingga dapat menjadi faktor pemicu bagi jemaat memutuskan untuk hadir kembali pada Kebaktian minggu berikutnya.)

Jabat tangan merupakan sebuah simbol yang biasa digunakan oleh seseorang saat bertemu dengan orang lain, entah itu teman, rekan kerja atau orang yang baru pertama kali ditemuinya. Beberapa buku pengembangan diri menuliskan bahwa jabat tangan layaknya penampilan, bisa digunakan sebagai pencitraan diri atau penilaian diri dari orang lain. Jabat tangan ada berbagai macam, tergantung kondisi dan situasi, bergantung juga dengan siapa kita berjabat tangan.

Berikut beberapa tips yang bisa anda praktekkan.


TIPS: 6 Cara Bijak Menghadapi Kritik

Kritik bagi sebagian orang merupakan sesuatu yang tidak mengenakkan, apalagi bagi orang yang sensitif. Bagaimana tidak, usaha yang selama ini dikerahkan ternyata masih saja mengundang rasa tidak puas dari orang lain. Tapi, begitulah hidup. Sebagai makhluk sosial, kita tidak bisa terbebas dari kritik.
Memang, ada cara ampuh untuk menghindari kritik, yakni dengan tidak melakukan apa-apa dan tidak menjadi apa-apa. Namun, cara seperti itu bukanlah pilihan yang layak diambil oleh para pemenang hidup.

Daripada menghindari kritik, tentu akan jauh lebih baik bila kita belajar menerima atau menghadapinya dengan baik serta mengambil manfaatnya. Bagi sebagian orang, hal ini ternyata tidaklah mudah. Kritik, sehalus apa pun cara menyampaikannya, ternyata tetap bisa mendatangkan rasa tidak enak, apalagi bila kritik tersebut bersifat menjatuhkan. Bagi Anda yang termasuk dalam golongan ini, 6 cara bijak menghadapi kritik berikut ini bisa dicoba untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Rabu, 29 Februari 2012

TIPS: 4 LANGKAH MEMBANGUN PERSEKUTUAN DENGAN TUHAN

MENERIMA, MERENUNGKAN, MELAKUKAN, MEMBAGIKAN
Picture
M1)  MENERIMA

Menerima Firman.
Terimalah dengan lemah lambut Firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu (Yak. 1:21). Untuk membuat seseorang berakar di dalam Firman, maka langkah pertama adalah menerima Firman Tuhan. Kita harus memiliki hati yang lembut (lewat doa) agar Firman Tuhan tertanam di dalam hati kita. Ini berbicara sikap hati. Hati yang lemah lembut adalah hati yang tidak berontak, tidak melawan, hati yang menyerah kepada Tuhan, mudah dibentuk, hati yang rela terbuka untuk dikoreksi dan dinasehati oleh Tuhan.

Alasan untuk Melayani Tuhan

"Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati. Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka." (2 Korintus 5:14-15)


Motivasi untuk Melayani Tuhan
Ada berbagai macam faktor yang melatarbelakangi mengapa seseorang melayani Tuhan. Tetapi faktor paling utama yang mendasari pelayanan yang sejati adalah panggilan Tuhan. Faktor panggilan Tuhan akan menjadikan seseorang hidup untuk melayani, bukan melayani untuk hidup. Karena panggilan itu pula, seseorang yang mempunyai pengalaman nyata akan kasih karunia Allah dalam hidupnya kemudian akan menjadikan kasih kepada Allah dan sesama sebagai dasar kehidupan dan pelayanannya. Orang yang memiliki motivasi kasih kepada Allah dan sesama inilah yang akan lebih `tahan banting` dalam pelayanan. Paulus adalah salah satu contoh seseorang yang memiliki panggilan Tuhan yang jelas dalam hidupnya. Itulah yang membuat hidup dan pelayanannya begitu luar biasa di dalam tangan Tuhan dan menjadi berkat bagi banyak orang.

BERI DAN LAKUKAN YANG TERBAIK UNTUK TUHAN

Ketika seseorang bekerja; baik di kilang, di ladang, di pejabat, di rumah atau di gereja: Seringkali merasa bersungut-sungut, lakukan kerja dengan cara ala kadar (asal siap / asal jadi) dan tidak melakukan pekerjaan atau tugas itu dengan sungguh-sungguh, sehingga tidak dapat menghasilkan yang 'Excellent'. Kenapa hal ini terjadi?


Excellent itu bererti "Memberi / melakukan sesuatu lebih dari yang diharapkan". Excellent itu lebih dari sekadar baik.


Kolose 3:23 mengatakan : "Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu untuk Tuhan dan bukan untuk manusia"

Dari ayat ini ada 3 kebenaran penting tentang bagaimana kita dapat menghasilkan yang 'Excellent' dari apa yang kita lakukan atau kerjakan.

Minggu, 01 Januari 2012

SELAMAT TAHUN BARU 2012 & PESAN PENDETA JEMAAT


Pesan Pendeta Jemaat BNKP Jemper Bandung Timur
MAZMUR 18:19b
"TETAPI TUHAN MENJADI SANDARAN BAGIKU"
Oleh: Pdt. Herianus Telaumbanua, S.Th.

Tidak terasa sudah 1 tahun penuh kita sudah lewati, yakni tahun 2011. Banyak suka duka sudah kita lalui pula. Semua yang kita temui di tahun 2011 yang baik mari kita bawa dan yang tidak baik mari kita tinggalkan, namun semua itu hendaknya menjadi batu loncatan bagi kita semuanya untuk menjadi lebih baik di tahun yang baru yang sudah Tuhan sediakan bagi kita.
Hari ini tanggal 01 Januari 2012. Tentunya kita mempunyai mimpi, rencana, kerinduan bahkan harapan untuk berbuat sesuatu. Mazmur 18:19b hendaknya kita jadikan sebagai dasar dari semua apa yang akan kita wujudkan dan cita-citakan. Saya mengajak kita semua dengan iman menyatakan "TETAPI TUHAN MENJADI SANDARAN BAGIKU". Tentu ditahun ini dalam segala aspek kita akan masuk didalamnya dimana kita diharapkan untuk dapat memberikan dan menghasilkan yang terbaik.