YA'AHOWU !! SYALLOM.. Kata Yesus: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh. 14:6) FAOMASI ZOAYA

LABEL

Pencarian

MARILAH KITA MENJADI BERKAT MELALUI INTERNET, KIRIMKAN TULISAN ANDA YANG MEMBANGKITKAN IMAN, MEMULIHKAN, MEMBAWA JIWA & PERTOBATAN KEPADA TUHAN.

Sabtu, 19 Oktober 2013

PANGGILAN ‘BAPA’ DALAM AGAMA KRISTEN


Istilah "Bapa" menunjukkan hubungan Tuhan dengan dunia. Terutama hubungan-Nya dengan orang-orang yang menyerahkan diri kepada-Nya. Seperti "Bapa," Dia adalah pencipta, penanggung-jawab, penjaga dan pemberi.
Di sini “Bapa” diartikan dalambahasa kiasan, bukan arti biologis. Dalam cara yang manapun, Allah bukanlah seorang ayah dalam arti biologis kepada siapa pun.
Allah Adalah Bapa Yang Sempurna
Allah adalah Bapa yang tidak pernah berubah. Segala yang dilakukan-Nya untuk kebaikan anak-anak-Nya.

“Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran” (Injil, Surat Yakobus 1:17).

Allah juga adalah Bapa yang setia. Dia tidak pernah mengubah atau ingkar pada janji-Nya. Sebagai anak-anak-Nya, kita dapat bergantung sepenuhnya pada-Nya.

Rabu, 09 Oktober 2013

LIPUTAN PENGUMUMAN HASIL PEMENANG LOMBA

Atas Nama Seluruh Panitia Perayaan Ulang Tahun "Misi dan Reformasi BNKP ke-148" Gereja BNKP Jemaat Persiapan Bandung Timur Tahun 2013, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Seluruh Warga Jemaat BNKP Bandung Timur atas partisipasi dan dukungan yang telah diberikan sehingga acara Perayaan Misi dan Reformasi yang dimulai dari tanggal 4 Agustus 2013 dan berakhir tanggal 6 Oktober telah terlaksana dengan baik dan sukses.
Untuk itu kami mengucapkan Selamat kepada seluruh Pemenang Perlombaan dan yang masih belum Juara untuk tetap selalu setia di dalam Pelayanan kita selanjutnya...
Adapun Pemenang Perlombaan adalah sbb:

A. Bidang OLAHRAGA (Perorangan)

1. BULUTANGKIS Group REFORMASI 
 
Juara I : Eli Laia / Faatulö Lahagu
Juara II : A.Evan Lase / Irfan Daeli
Juara III : A.Yordan Gulö / Wewikiur Daeli

2. BULUTANGKIS Group MISI
 

Juara I : Silvester Lase / Lius Zebua
Juara II : A.Jafan Zendratö / Tinus Zebua
Juara III : A.Kris Zebua / Damin Gea

Selasa, 01 Oktober 2013

LIPUTAN LOMBA LCTA - Memperingati Hari Misi & Reformasi BNKP ke-148

Dalam rangka peringatan "Hari Misi & Reformasi" BNKP ke 148..
pada Minggu, 29 September 2013, BNKP Bandung Timur mengadakan LOMBA LCTA (Lomba Cepat Tepat Alkitab) antar Lingkungan 1,2,3 dan 4.. di GOR Parakan Saat 
Seruuu.. Lucuuu.. Ceriaa.., dilaksanakan dlm semangat persaudaraan..
Selamat untuk lingkungan 1 yg jd Juara..




Minggu, 15 September 2013

LIPUTAN KUNJUNGAN BKNKP BANDUNG TIMUR KE PANTI ASUHAN


Telah dilaksanakan pada:
Tanggal : Sabtu, 14 September 2013
Jam : 18.00 - 21.00 Wib
Pelaksana : Komisi Pelayanan Anak BNKP Bandung Timur
Lokasi : Panti Asuhan DANA MULIA, Jalan Pasteur Bandung

Kehadiran : Kurang lebih 130 orang

Ucapan Terima Kasih : Kepada Bapak/Ibu yang ijkut memberi Sumbangan, dan juga kepada seluruh Panitia (dari SM), Para Majelis dan Jemaat yang hadir dan berpatisipasi.

Kiranya menjadi Berkat bagi Anak-anak Panti Asuhan, dan membawa Kemuliaan bagi nama Tuhan. Amin.

Sekilas Photo Kegiatan:



Kamis, 12 September 2013

Melawan KeBOSANan

Hidup tidak selalu penuh gairah. Adakalanya hidup lebih mirip dengan roda yang berputar-tidak ada beda antara kemarin, hari ini, dan esok. Bagaimana seharusnya kita bersikap menghadapi hidup yang kadang membosankan?


  1. Kebosanan berhubungan erat dengan tujuan hidup. Makin jelas dan bermakna tujuan hidup, makin mudah kita mengatasi kebosanan. Sebaliknya tanpa tujuan hidup yang jelas dan bermakna, makin sukar kita melawan kebosanan. Kita harus menjalankan roda kehidupan sesuai dengan arah tujuan hidup; kita mesti mengatur dan merencanakan aktivitas dalam hidup untuk mencapai tujuannya. Firman Tuhan berkata, "Aku hendak memuliakan Tuhan selama aku hidup dan bermazmur bagi Allahku selagi aku ada." (Mazmur 146:2)

Selasa, 03 September 2013

LIPUTAN LOMBA DALAM RANGKA PERAYAAN HARI MISI DAN REFORMASI BNKP KE-148

Hari Minggu, tanggal 1 September 2013; Memasuki Minggu ke-3 "LOMBA DALAM RANGKA PERAYAAN HARI MISI DAN REFORMASI BNKP KE-148" di BNKP Bandung Timur.

Yang diLombakan:
- Untuk Anak SM : Lomba Balap Karung, Lomba Cerdas Cermat, Lomba Hafal Ayat Alkitab.
- Untuk  Dewasa : Lomba Bulutangkis, Lomba Tenis Meja, Lomba Catur.
MAZMUR 133 : 1 - 3, "... Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! ..."

Sukacita dan Kebersamaan ini, kiranya kian bertambah dan memuliakan nama Tuhan. Amin.

Rabu, 28 Agustus 2013

" DI DALAM IMAN ANDA "

Bilangan 14:1-38; Roma 12:3
“Tetapi hamba-Ku Kaleb, karena lain jiwa yang ada padanya dan ia mengikut Aku dengan sepenuhnya, akan Kubawa masuk ke negeri yang telah dimasukinya itu, dan keturunannya akan memilikinya.” (Bilangan 14:24)

Dalam bahasa Ibrani kata yang dipakai untuk “jiwa” adalah ruwach artinya “spirit” atau “roh.” Jadi ayat di atas berbunyi “Tetapi hamba-Ku Kaleb, karena lain ROH yang ada padanya…” Roh macam apa yang ada pada diri Kaleb (ditambah Yosua) sehingga dia dipuji oleh Tuhan, dibedakan dengan 10 pengintai lainnya dan berhak memiliki tanah Kanaan beserta keturunannya?

Paulus dalam suratnya yang kedua menulis kepada jemaat di Korintus, ”Namun karena kami memiliki roh iman yang sama, seperti ada tertulis: “Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata”, maka kami juga percaya dan sebab itu kami juga berkata-kata.” (2 Korintus 4:13). Dia menulis tentang “roh iman yang sama”. Pertanyaannya adalah “roh iman yang sama” dengan siapa? Ingat pada waktu itu Paulus sedang mengutip Perjanjian Lama. Hal itu berarti Paulus sedang berbicara tentang pahlawan-pahlawan iman sebelum dirinya termasuk di dalamnya Abraham, Musa, Yosua dan Kaleb tentunya.

JADI ROH YANG ADA PADA DIRI KALEB ADALAH ROH IMAN SEPERTI YANG DIMILIKI OLEH PAULUS DAN PAHLAWAN-PAHLAWAN IMAN LAINNYA. Roh iman inilah yang membuat Kaleb dan Yosua berbeda dengan 10 rekan pengintai lainnya. Ada 2 perbedaan yang menonjol.

Pertama: CARA MEMANDANG.
Seseorang yang memiliki roh iman pasti CARA PANDANGNYA BERBEDA dengan mereka yang tidak memiliki roh iman. Yosua dan Kaleb memandang keturunan Enak SEPERTI BELALANG tetapi 10 rekannya memandang keturunan Enak itu raksasa sedang mereka sendiri seperti belalang.
Anda dan saya telah diberikan roh iman [Baca Roma 12:3]. PANDANGLAH SEGALA SESUATU DENGAN ROH IMAN MAKA ANDA AKAN MELIHAT PERSOALAN ITU TIDAK UBAHNYA SEPERTI BELALANG [KECIL] DAN ANDA AKAN MELIHAT TUHAN LEBIH BESAR DARI PERSOALAN ANDA.

Kedua: CARA BERKATA-KATA.
Roh iman juga membuat PERKATAAN SESEORANG MENJADI BERBEDA dengan orang lain. Perkataan orang yang punya roh iman selalu setuju dengan firman Tuhan. Sebaliknya orang tidak punya roh iman selalu akan berkata, “Tidak mungkin” atau “tidak bisa.” Itulah yang dikatakan oleh 10 pengintai kepada Musa. [Baca Bilangan 13:25-33]. Tetapi lihat apa yang dikatakan oleh Yosua dan Kaleb. [Baca Bilangan 13:30-31; 14:6-9].

Renungan:
Seandainya saja semua persoalan yang sedang kita alami itu kita hadapi dengan roh iman maka KITA PASTI AKAN KELUAR SEBAGAI ORANG YANG LEBIH DARI PEMENANG. Mengapa? SEBAB IMAN ITU SELALU MENDAHULUI KEMENANGAN ITU SENDIRI. DI MANA ADA IMAN DI SITU PASTI ADA KEMENANGAN.