YA'AHOWU !! SYALLOM.. Kata Yesus: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh. 14:6) FAOMASI ZOAYA

LABEL

Pencarian

MARILAH KITA MENJADI BERKAT MELALUI INTERNET, KIRIMKAN TULISAN ANDA YANG MEMBANGKITKAN IMAN, MEMULIHKAN, MEMBAWA JIWA & PERTOBATAN KEPADA TUHAN.

Selasa, 14 Juli 2015

ILUSTRASI: " DIBENTUK TUHAN"

 

Sebatang bambu yg indah tumbuh di hal. rumah seorang petani. Batang bambu ini tumbuh tinggi menjulang di antara batang2 bambu lainnya. Suatu hari datanglah sang petani yg empunya pohon bambu itu. Dia berkata kpd batang bambu,” Wahai bambu, maukah engkau kupakai utk menjadi pipa saluran air yg sgt berguna utk mengairi sawahku?” Batang bambu menjawabnya, “Oh tentu aku mau bila dpt berguna bagi engkau, Tuan. Tapi ceritakan apa yg akan kau lakukan utk membuatku menjadi pipa saluran air itu.”

Sang petani: “Pertama, aku akan menebangmu utk memisahkan engkau dari rumpunmu yg indah itu. Lalu aku akan buang cabang2mu yg dpt melukai org yg memegangmu. Setelah itu aku akan mem-belah2 engkau sesuai dgn keperluanku. Terakhir aku akan membuang sekat2 yg ada di dlm batangmu, supaya air dpt mengalir dgn lancar. Apabila aku selesai dgn pekerjaanku, engkau akan menjadi pipa yg akan mengalirkan air mengairi sawahku sehingga padi yg kutanam dpt tumbuh dgn subur.”

Mendengar hal ini, batang bambu lama terdiam….., kemudian dia berkata kpd petani, “Tuan, tentu aku akan merasa sgt sakit ketika engkau menebangku. Juga pasti akan sakit ketika engkau membuang cabang2ku, bahkan lebih sakit lagi ketika engkau mem-belah2 batangku yg indah ini, pasti tak tertahankan ketika engkau mengorek2 bagian dlm tubuhku utk membuang sekat2 penghalang itu. Apakah aku akan kuat melalui semua proses itu, Tuan?”Petani menjawab batang bambu itu, ” Wahai bambu, engkau pasti kuat melalui semua itu, karena aku memilihmu justru karena engkau yg terkuat dari semua batang pada rumpun ini. Jadi tenanglah.”Bambu: “Baiklah, Tuan. Ini aku, tebanglah aku, perbuatlah sesuai dgn yg kau kehendaki.”

Setelah petani selesai dgn pekerjaannya, batang bambu indah yg dulu hanya menjadi penghias halaman, kini tlh berubah menjadi pipa air yg berguna sehingga padi dpt tumbuh dgn subur.Kita pun bisa menjadi sempurna bila siap dibentuk Tuhan.

Ibrani 12:11 
"Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya."
(Sumber: J. King)

Jumat, 10 Juli 2015

Kajian Adat Istiadat dalam Perspektif Iman Kristen


BAB I
Pendahuluan

A.Pengertian

Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), adat diartikan sebagai
1.Aturan/perbuatan yang lazim diturut atau dilakukan sejak dahulu kala?
2.Cara/kelakuan yang sudah menjadi kebiasaan
3.Wujud gagasan kebudayaan yang terdiri atas nilai-nilai budaya, norma hukum, dan aturan yang satu dengan yang lainnya berkaitan menjadi satu sistem
Sedangkan dalam Ensiklopedia Indonesia, adat adalah sesuatu yang dikenal, diketahui dan diulang-ulang serta menjadi kebiasaan di dalam masyarakat. Adat juga sering disebut sebagai tradisi masyarakat setempat yang terus dilakukan secara continue. Dari pengertian di atas, dapat dilihat bahwa adat merupakan bagian dari kehidupan orang yang melakukannya karena telah ada sejak lama dan bahkan dilahirkan dalam tradisi atau adat tersebut.
Sejauh definisi di atas, adat tidak bermasalah, dan ternyata melalui pengertian yang telah diutarakan diatas, maka adat istiadat merupakan ciri khas suatu daerah yang melekat sejak dahulu kala dalam diri masyarakat yang melakukannya.
Namun pertanyaanya adalah, bagaimana jika orang tersebut telah menjadi percaya kepada Tuhan Yesus? Apakah adat ditiadakan atau adat di jalankan bersama-sama atau bagaimana. Menurut hemat penulis, hal ini serius untuk dipikirkan, terutama masyarakat Nias yang kental dengan adat istiadat. Untuk menjawab pertanyaan ini tentu sebagai orang percaya, penulis akan menjawab dan menganalisisnya dalam perspekti Alkitab.

B.Macam-macam Adat
1.Adat yang Sebenarnya Adat
Adalah adat yang tak lekang oleh panas, tak lapuk oleh hujan, dipindah tidak layu, dibasuh habis air. Artinya, semua ketetapan yang ada di alam ini memiliki sifat-sifat yang tak akan berubah, contohnya hutan gundul menjadi penyebab banjir, kejahatan pasti akan mendapat hukuman, kebaikan akan membuahkan kebahagiaan, dan seterusnya.


Perspektif Kristen tentang Kematian



Sebagai orang Kristen kita percaya, dan kita tahu, bahwa kematian bukan akhir dari suatu keberadaan, namun hal itu tetap merupakan suatu perpisahan. Itu adalah akhir dari suatu hubungan yang mempunyai arti istimewa bagi kita dalam kenidupan ini.
Kematian tidak pernah indah bagi semua makhluk hidup. Bunga mawar yang kemarin mekar dan indah seperti beludru, sekarang telah menjadi layu. Seekor burung yang masih muda yang bulu-bulunya masih halus, lembut dan baru, sekarang menjadi kusut dan penuh lumpur. Anjing peliharaan yang semula bersinar-sinar matanya, gempal bulunya dengan ekor yang suka dikibas-kibaskan menunjukkan perasaannya, sekarang menjadi sesosok tubuh yang kaku dan berlumuran darah. Tubuh seorang anak yang telah menjadi kurus kering, akibat leukimia selama satu tahun, tidaklah sedap untuk dipandang. Pikiran-pikiran apakah yang berkecamuk dalam benak seorang ibu saat ia memperhatikan tubuh anaknya yang masih kecil telah dingin dan tak bernyawa lagi? Kematian adalah akibat dosa di dalam dunia kita ini, dan tidak ada keindahan di dalamnya.
Kematian seseorang selalu merupakan kejutan bagi orang-orang yang mengasihinya. Tidak diduga-duga sebelumnya, tidak ada tanda-tanda peringatan lebih dulu, tidak ada persiapan yang benar-benar bisa memperingan goncangan, goncangan dan ketidakpercayaan merupakan reaksi-reaksi yang wajar terhadap kehilangan seseorang yang dikasihi. Hal seperti itu memang benar jika orang itu telah meninggal secara tiba-tiba atau tak terduga. Namun, sekalipun kita tahu bahwa penyakit yang dideritanya membawa kematian, orang tetap merasa sukar untuk percaya bahwa orang itu telah benar-benar tiada. Goncangan itu akan menjadi berlipat ganda bila yang meninggal adalah seorang kanak-kanak.


Rabu, 22 April 2015

Liputan Acara PERAYAAN PASKAH dan Peresmian BNKP Bandung Timur (Lanjutan)

(Lanjutan)

Usai Ibadah, dilanjutkan dengan Acara Perayaan dalam Kebersamaan, pertama sebagai ungkapan Sukacita Paskah atas Pengorbanan Tuhan Yesus di Kayu Salib, dan kedua sebagai ungkapan sukacita atas peningkatan status gereja menjadi BNKP Jemaat Bandung Timur (Jemaat Penuh).

Sebelum melanjutkan acara, seluruh jemaat mengikuti perjamuan kasih, dan menu makanan telah disiapkan oleh keluarga-keluarga dalam jemaat BNKP Bandung Timur. Selamat menikmati hidangan yang tersaji.. ^_^ Berkat Tuhan melimpah.





Berbagai kegiatan yang sudah direncanakan dan dilaksanakan oleh pengurus, khususnya di Komisi Pelayanan Anak seperti terlihat dalam foto-foto di bawah ini.








Kaum Dewasa juga mengadakan beberapa Permainan "heboooh" dan cetar membahana untuk mengungkapkan rasa sukacita dan menambah kebersamaan, dapat dilihat di beberapa foto di bawah ini:













Terima kasih atas para pelayan yang sudah melayani dengan baik dan atas kehadiran para hadirin sekalian. 
Dan kiranya Acara ini terus menambah semangat dalan mengikut Tuhan Yesus, memuliakan nama Bapa di sorga, dan bekerja giat dalam melayani sesama.

HALELUYA !!!

Liputan Acara Peresmian Status BNKP Jemaat Bandung Timur

Puji Tuhan, segala kemuliaan bagi Allah Bapa di sorga.

Atas kasih dan anugerahNya, Acara Peresmian & Syukuran atas perubahan Status Gereja BNKP Jemaat Persiapan Bandung Timur Menjadi Gereja BNKP Jemaat Bandung Timur (Jemaat Penuh) telah berjalan dengan baik, lancar dan penuh sukacita.
Acara ini dilaksanakan pd hari Minggu, 5 April 2015,
Tpt Gdg Griya Krida Sekesalam - Sindanglaya, Pkl 09.30 wib,




Dengan disaksikan sekitar 250 orang jemaat dan undangan, pembukaan Tirai dan penandatanganan Sertifikat dilaksanakan oleh Bpk Pdt Juliman Harefa,M.Div, Th.M sebagai Ketua Resort 45 BNKP.










Selanjutnya dilaksanakan Ibadah Perayaan PASKAH, dengan pengkhotbah
Bpk Pdt Juliman Harefa,M.Div, Th.M, renungan Firman Tuhan penuh urapan sehingga seluruh jemaat merasakan berkat dari Tuhan. Suasana ibadah penuh hikmad dan teduh.

















Segala Kemuliaan dan Hormat bagi Allah Bapa di Sorga. Amin
^_^

Senin, 16 Maret 2015

Warga Kerajaan Allah

 

“Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah.” (Ef.2:19). Kita semua (yang sudah percaya Yesus Kristus) adalah warga kerajaan Allah. Sebagai warga kerajaan Allah, berarti kita berada di bawah covering dari Kingdom of God dengan Yesus Kristus sebagai Presiden-nya. Tidak ada satu kuasapun yang bisa menjamahmu tanpa seijin Tuhan Yesus. Santet, pelet, guna-guna tidak bisa menjamahmu, sebab Anda berada di bawah covering kuasa darah Yesus. Sebagai warga kerajaan Allah, Anda mendapat perlindungan khusus. Di Australia, seorang warga negara (citizen) memperoleh hak-hak khusus yang tidak dimiliki pendatang. Demikian pula sekarang, Anda bukan lagi pendatang, Anda adalah warga negara di kerajaan Allah. Jika pemerintah sebuah negara bisa menjamin warga negaranya, terlebih lagi Bapa kita di sorga juga bisa menjamin kehidupan kita (warga kerajaan Allah). 

“Selama tiga bulan Paulus mengunjungi rumah ibadat di situ dan mengajar dengan berani. Oleh pemberitaannya ia berusaha meyakinkan mereka tentang Kerajaan Allah. Tetapi ada beberapa orang yang tegar hatinya. Mereka tidak mau diyakinkan, malahan mengumpat Jalan Tuhan di depan orang banyak. Karena itu Paulus meninggalkan mereka dan memisahkan murid-muridnya dari mereka, dan setiap hari berbicara di ruang kuliah Tiranus.” (Kis.19:8-9). “Kira-kira pada waktu itu timbul huru-hara besar mengenai Jalan Tuhan.” (Kis.19:23). Kerajaan Allah disebut juga dengan Jalan Tuhan. Artinya, seseorang yang memasuki kerajaan Allah sebenarnya sedang masuk dalam sebuah perjalanan (journey). Perjalanan tersebut dimulai ketika memasuki “pintu gerbang” yaitu salib Kristus. “Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!” Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam  Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.” (Gal.3:13-14). Semua kutuk hukum Taurat, kutuk kegagalan, dan kutuk kebinasaan sudah diselesaikan di kayu salib. Lewat pintu gerbang salib, Anda sedang memasuki perjalanan tanpa kutuk. Perjalanan kita diselimuti dengan kasih karunia (grace) dan berkat Abraham.


Lirik: Ku Tak Dapat Jalan Sendiri oleh Nikita

Intro
Ku tak dapat jalan sendiri
Tuhan tolonglah daku
Biarlah sinarMu menerangiku
S’bab ku tak dapat jalan sendiri

Verse 1
Melewati lembah duka semu
Jalanku gelap dan ngeri
Tuhanku perlu pertolonganMu
S’bab ku tak dapat jalan sendiri

Chorus
Ku tak dapat jalan sendiri
Tuhan tolonglah daku
Biarlah sinarMu menerangiku
S’bab ku tak dapat jalan sendiri

Verse 2
Tiada orang yang menolong daku
Ku sangat lemah dan letih
Jalanlah Tuhan dekat padaku
S’bab ku tak dapat jalan sendiri

Ending
Biarlah sinarMu menerangiku
S’bab ku tak dapat jalan sendiri
S’bab ku tak dapat jalan sendiri..