YA'AHOWU !! SYALLOM.. Kata Yesus: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh. 14:6) FAOMASI ZOAYA

LABEL

Pencarian

MARILAH KITA MENJADI BERKAT MELALUI INTERNET, KIRIMKAN TULISAN ANDA YANG MEMBANGKITKAN IMAN, MEMULIHKAN, MEMBAWA JIWA & PERTOBATAN KEPADA TUHAN.

Rabu, 29 Februari 2012

TIPS: 4 LANGKAH MEMBANGUN PERSEKUTUAN DENGAN TUHAN

MENERIMA, MERENUNGKAN, MELAKUKAN, MEMBAGIKAN
Picture
M1)  MENERIMA

Menerima Firman.
Terimalah dengan lemah lambut Firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu (Yak. 1:21). Untuk membuat seseorang berakar di dalam Firman, maka langkah pertama adalah menerima Firman Tuhan. Kita harus memiliki hati yang lembut (lewat doa) agar Firman Tuhan tertanam di dalam hati kita. Ini berbicara sikap hati. Hati yang lemah lembut adalah hati yang tidak berontak, tidak melawan, hati yang menyerah kepada Tuhan, mudah dibentuk, hati yang rela terbuka untuk dikoreksi dan dinasehati oleh Tuhan.

Alasan untuk Melayani Tuhan

"Sebab kasih Kristus yang menguasai kami, karena kami telah mengerti, bahwa jika satu orang sudah mati untuk semua orang, maka mereka semua sudah mati. Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka." (2 Korintus 5:14-15)


Motivasi untuk Melayani Tuhan
Ada berbagai macam faktor yang melatarbelakangi mengapa seseorang melayani Tuhan. Tetapi faktor paling utama yang mendasari pelayanan yang sejati adalah panggilan Tuhan. Faktor panggilan Tuhan akan menjadikan seseorang hidup untuk melayani, bukan melayani untuk hidup. Karena panggilan itu pula, seseorang yang mempunyai pengalaman nyata akan kasih karunia Allah dalam hidupnya kemudian akan menjadikan kasih kepada Allah dan sesama sebagai dasar kehidupan dan pelayanannya. Orang yang memiliki motivasi kasih kepada Allah dan sesama inilah yang akan lebih `tahan banting` dalam pelayanan. Paulus adalah salah satu contoh seseorang yang memiliki panggilan Tuhan yang jelas dalam hidupnya. Itulah yang membuat hidup dan pelayanannya begitu luar biasa di dalam tangan Tuhan dan menjadi berkat bagi banyak orang.

BERI DAN LAKUKAN YANG TERBAIK UNTUK TUHAN

Ketika seseorang bekerja; baik di kilang, di ladang, di pejabat, di rumah atau di gereja: Seringkali merasa bersungut-sungut, lakukan kerja dengan cara ala kadar (asal siap / asal jadi) dan tidak melakukan pekerjaan atau tugas itu dengan sungguh-sungguh, sehingga tidak dapat menghasilkan yang 'Excellent'. Kenapa hal ini terjadi?


Excellent itu bererti "Memberi / melakukan sesuatu lebih dari yang diharapkan". Excellent itu lebih dari sekadar baik.


Kolose 3:23 mengatakan : "Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu untuk Tuhan dan bukan untuk manusia"

Dari ayat ini ada 3 kebenaran penting tentang bagaimana kita dapat menghasilkan yang 'Excellent' dari apa yang kita lakukan atau kerjakan.

Minggu, 01 Januari 2012

SELAMAT TAHUN BARU 2012 & PESAN PENDETA JEMAAT


Pesan Pendeta Jemaat BNKP Jemper Bandung Timur
MAZMUR 18:19b
"TETAPI TUHAN MENJADI SANDARAN BAGIKU"
Oleh: Pdt. Herianus Telaumbanua, S.Th.

Tidak terasa sudah 1 tahun penuh kita sudah lewati, yakni tahun 2011. Banyak suka duka sudah kita lalui pula. Semua yang kita temui di tahun 2011 yang baik mari kita bawa dan yang tidak baik mari kita tinggalkan, namun semua itu hendaknya menjadi batu loncatan bagi kita semuanya untuk menjadi lebih baik di tahun yang baru yang sudah Tuhan sediakan bagi kita.
Hari ini tanggal 01 Januari 2012. Tentunya kita mempunyai mimpi, rencana, kerinduan bahkan harapan untuk berbuat sesuatu. Mazmur 18:19b hendaknya kita jadikan sebagai dasar dari semua apa yang akan kita wujudkan dan cita-citakan. Saya mengajak kita semua dengan iman menyatakan "TETAPI TUHAN MENJADI SANDARAN BAGIKU". Tentu ditahun ini dalam segala aspek kita akan masuk didalamnya dimana kita diharapkan untuk dapat memberikan dan menghasilkan yang terbaik.

Rabu, 21 Desember 2011

Asal-Usul Sinterklas

Sinterklas nama sebenarnya ialah Nicolaas lahir sekitar 280 sesudah Masehi di Patara tidak jauh dari Myra (Demre) di negara Turki. Ayahnya adalah orang Arab yg bernama Ephiphanius sedangkan Ibunya bernama Nonna, jadi tidaklah salah kalau banyak yang menulis bahwa Sinterklas itu orang Arab, berdasarkan tempat kelahiran maupun berdasarkan keturunannya.

Artikel ini ditulis untuk mengenang perayaaan ulang tahun Sinterklas besok tgl 6 Desember yang dirayakan diseluruh dunia, terutama di negara2 Eropa, apalagi di Holland.

Berdasarkan hasil survey di negara2 Eropa maupun USA, ternyata Sinterklas adalah orang ketiga paling beken setelah Tuhan Yesus dan Bunda Maria, tetapi hanya sedikit sekali orang mengetahui siapa sebenarnya Sinterklas ini dan bagaimana sejarahnya.

KISAH MENARIK DI MALAM NATAL

Pada tahun 1914 ada sebuah kisah menarik yang terjadi di malam Natal. Saat itu terjadi peperangan antara Inggris, Jerman dan Perancis. Di malam Natal seperti itu, pastilah para prajurit ingin berada di rumah, berkumpul dengan keluarga, menyiapkan kado-kado, bernyanyi dan menikmati sukacita serta hidangan yang enak. Tapi kali ini mereka berada jauh dari rumah, jauh dari keluarga dan orang-orang yang dicintai. Salju yang turun menambah dinginnya udara malam dan dinginnya hati mereka. Perut lapar, pakaian yang basah, dinginnya udara dan tempat tinggal yang becek serta ketidaknyamanan suasana perang merupakan satu harmoni yang semakin menghilangkan semangat untuk mengangkat senjata. Ada satu kerinduan untuk duduk bersama keluarga didepan perapian sambil mengunyah kue-kue yang lezat.


KISAH NATAL

Suatu ketika, ada seorang pria yang menganggap Natal sebagai sebuah takhayul belaka. Dia bukanlah orang yang kikir. Dia adalah pria yang baik hati dan tulus, setia kepada keluarganya dan bersih kelakuannya terhadap orang lain. Tetapi ia tidak percaya pada kelahiran Kristus yang diceritakan setiap gereja di hari Natal . Dia sunguh-sungguh tidak percaya. "Saya benar-benar minta maaf jika saya membuat kamu sedih," kata pria itu kepada istrinya yang rajin pergi ke gereja. "Tapi saya tidak dapat mengerti mengapa Tuhan mau menjadi manusia. Itu adalah hal yang tidak masuk akal bagi saya "