YA'AHOWU !! SYALLOM.. Kata Yesus: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh. 14:6) FAOMASI ZOAYA

LABEL

Pencarian

MARILAH KITA MENJADI BERKAT MELALUI INTERNET, KIRIMKAN TULISAN ANDA YANG MEMBANGKITKAN IMAN, MEMULIHKAN, MEMBAWA JIWA & PERTOBATAN KEPADA TUHAN.

Jumat, 08 Maret 2013

IBADAH KELUARGA: KELUARGA MENJANGKAU KE ATAS

Oleh Willie dan Aliene Oliver


Pendahuluan

Ibadah keluarga telah menjadi ritual spiritual yang mapan atau disiplin dalam rumah tangga Kristen selama beberapa generasi. Lebih dari sekedar ritual, ibadah keluarga dapat memberikan landasan yang kokoh untuk menghubungkan keluarga kepada Tuhan, menciptakan ikatan keluarga yang langgeng, dan meninggalkan suatu warisan rohani.

Hidup kita saat ini ditantang oleh banyak kekuatan yang menarik keluarga-keluarga kita -- kekuatan ini sekuat angin tornado yang meninggalkan banyak kehancuran keluarga atau hidup mereka penuh dengan puing-puing. Kekuatan ini tidak datang kepada kita tanpa dapat dijelaskan atau sebagai suatu kejutan. Dari awal sejarah bumi, Setan telah melancarkan serangan pada lembaga-lembaga utama Allah --Kkeluarga dan Hari Sabat.

Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara. Efesus 6:12.

Apa saja serangan terhadap keluarga Allah sekarang ini?

Kemungkinan jawaban dari hadirin: 
o    Obat-obatan terlarang dan alkohol
o    Program televisi dan internet yang dipertanyakan
o    Hubungan gelap di luar nikah
o    Seks di luar nikah
o    Perceraian
o    Kesibukan
o    Makan berlebihan, dll.

Manfaat Saat Teduh dengan Allah

Semua dari kita, berapa pun usia kita atau tahap kehidupan, bisa mendapatkan keuntungan dari waktu yang dihabiskan dengan Tuhan, jadi saya mendorong Anda untuk mengembangkan saat teduh setiap hari dengan Tuhan. Jika kita tidak hati-hati, terkadang kita terburu-buru berdoa untuk bisa cepat membaca Firman Tuhan untuk sampai ke "hal-hal penting," tapi sesungguhnya hal tersebut mengurangi khidmat dan tujuan dari saaat teduh itu sendiri. 
 
Alkitab memberitahu kita bahwa Yesus rindu untuk memiliki persekutuan dengan kita. Kita memiliki undangan terbuka dari-Nya. Rasul Yohanes mengatakan bahwa persekutuan kita dengan Bapa, dan dengan Anak-Nya Yesus Kristus. Yesus sendiri berkata "Datanglah kepadaKu, semua yang letih dan berbeban berat, dan Aku akan memberimu istirahat." Ketika kita menghabiskan waktu dengan Tuhan, kita belajar dari Dia. Siswa belajar di hadapan guru mereka, dan kita belajar dalam keberadaan kita pada saat teduh dengan Tuhan. Hanya berada di gereja seminggu sekali saja tidak cukup. Ketika kita menyegarkan roh kita setiap hari dengan menghabiskan waktu di hadirat-Nya, seluruh keberadaan kita dipengaruhi dengan cara yang positif. 

5 Cara Mendidik Anak Supaya Patuh

Bukan dengan menghukum atau cara kekerasan.




Anak yang patuh bukanlah dibentuk dengan cara kekerasan atau hukuman. Kepatuhan pada anak justru bisa dimunculkan dari kesadaran dalam diri anak tersebut. Orangtua sebaiknya mendidik kepatuhan anak dengan cara yang membuatnya menyadari bahwa kepatuhan adalah nilai positif.

Sayangnya  hal itu tidaklah tidaklah mudah. Semua harus melewati proses yang membutuhkan kesabaran dan usaha ekstra, dan tentunya hal ini bukanlah hal yang tidak mungkin. 

Berikut adalah cara untuk melatih dan membuat anak supaya menjadi lebih patuh:

1. Konsisten

Untuk melatih anak supaya lebih patuh Anda harus konsisten dalam menentukan peraturan. Bila hari ini Anda melarangnya bermain di jalanan, maka minggu depan peraturan ini harus tetap dijalankan, karena anak selalu mencari celah untuk bisa melanggar aturan yang dibuat orangtuanya.


Sabtu, 02 Maret 2013

Apa yang Terjadi Jika Allah Membuat Lines Telephone?

Bayangkan bila kita pada saat berdoa kita mendengar jawaban ini:
"Terima kasih Anda telah menghubungi Rumah Bapa.
Pilihlah salah satu:..
..tekan 1 untuk meminta;
..tekan 2 untuk mengucap syukur;
..tekan 3 untuk mengeluh;
..tekan 4 untuk permintaan lainnya."
Atau, bayangkan bagaimana jika Allah memohon maaf seperti ini: "Saat ini semua malaikat sedang membantu yang lain.Tetaplah menunggu. Panggilan Anda akan dijawab sesuai urutannya."

Jumat, 01 Maret 2013

Liputan KEBAKTIAN HUT Ke-6 BNKP Bandung Timur

Liputan oleh: Ama Evan Lase

Dengan hati penuh ucapan syukur dan terima kasih kepada Tuhan Yesus, seluruh jemaat BNKP Bandung Timur memperingati Hari Ulang Tahun yang ke-6. Peringatan HUT ini berbarengan dengan kebaktian Minggu, 24 Februari 2013, jam 09.00 - 11.00 Wib. Secara khusus Ibadah diadakan full berbahasa Nias, baik dari Lagu-lagu maupun Tata Ibadah. Pada kesempatan ini anak-anak SM menyampaikan persembahan lagu bagi Tuhan.

Foto-foto di bawah ini "berbicara banyak" tentang acara tersebut.



Senin, 25 Februari 2013

LIPUTAN KEBAKTIAN LINGKUNGAN IV BNKP BT, Sabtu 23 Februari 2013

Liputan oleh: Eben Lase (Ama Evan Lase)

Puji syukur kepada Tuhan Yesus, karena Kasih dan AnugrahNYA, maka pada hari Sabtu, 23 Februari 2013 dapat diadakan Kebaktian (perdana) Lingkungan IV BNKP Jemaat Persiapan Bandung Timur, bertempat di Rumah Keluarga A/i Roni Zebua, di Jalan Kiara Asri III, Kodya Bandung. Acara dimulai pukul 18.30 Wib.

Acara ini dipimpin oleh Bpk. Snk. Ama Yordan Gulo, Pembicara: Bpk. Pdt. Herianus Telaumbanua, S.Th, Pemusik: Bpk. Ama Evan Lase. 
Hadir dalam acara ini: Bpk. Pdt. Herianus Telaumbanua, S.Th, Kel. A/I Roni Zebua, Kel. A/I. Rizki Zebua, A/I  Kris, Kel. A/I Kevin Zandroto, Kel. A. Yoga, Kel. A/I Evan Lase, Kel. A/I Yordan Gulo, Kel. A/I Gaby Harefa, Ama Angel lase, Ibu Ina Wiley Waruwu, Ibu Ina Eldo Waruwu, Roma Lase, Damin Lase, dan yang lainnya.


Senin, 18 Februari 2013

Hakekat Pembasuhan Kaki

Yesus mengesahkan Upacara Cuci Kaki sebagai suatu persiapan untuk mengambil bagian dalam Perjamuan Tuhan dan dalam Persiapan Pelayanan.
Ada dalam Alkitab, Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya, kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu. Maka sampailah Ia kepada Simon Petrus.