YA'AHOWU !! SYALLOM.. Kata Yesus: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh. 14:6) FAOMASI ZOAYA

LABEL

Pencarian

MARILAH KITA MENJADI BERKAT MELALUI INTERNET, KIRIMKAN TULISAN ANDA YANG MEMBANGKITKAN IMAN, MEMULIHKAN, MEMBAWA JIWA & PERTOBATAN KEPADA TUHAN.

Kamis, 26 Juli 2012

Lirik: JanjiMu Seperti Fajar

Ketika kuhadapi kehidupan ini
Jalan mana yang harus kupilih

Ku tahu ku tak mampu

Ku tahu ku tak sanggup

Hanya Kau Tuhan tempat jawabanku


Aaku pun tahu ku tak pernah sendiri

S’bab Kau Allah yang menggendongku

tanganMu membelaiku

cintaMu memuaskanku

Kau mengangkatku ke tempat yang tinggi


Reff:

JanjiMu seperti fajar pagi hari

Dan tiada pernah terlambat bersinar

cintaMu seperti suangai yang mengalir

dan ku tahu betapa dalam kasihMu.

Lirik: Indah BersamaMu

Hanya dekat Allahku
Rasa tenang hatiku
Kau sertai jalanku
s’panjang hidupku
Hanya dekat padaMu
ada kekuatan baru
Kaulah perlindunganku...
kes’lamatanku

Reff:
Ku ingin s’lalu
bersekutu denganMu
Menikmati hadiratMu
Biarkan rohMu
tinggal dalam hidupku
Sungguh indah bersamaMu
Selamanya.

Sabtu, 21 Juli 2012

PENGIKUT YESUS UNTUK APA BERPUASA?

Terlalu banyak umat TUHAN asal percaya saja kepada pengajaran orang lain. Salah satunya adalah dalam hal menjalankan puasa atau tidak menjalankannya. Banyak yang asal mematuhi saja saran para pengajar Kristen, tanpa memeriksa lagi benar atau salahnya ajaran mereka. Padahal Tuhan Yesus menginginkan [Lukas 12:57]:
Dan mengapakah engkau juga tidak memutuskan sendiri apa yang benar?
Dan biarlah umat TUHAN belajar dari Alkitab, teristimewa dari Tuhan Yesus, tidak sekedar belajar dari guru-guru Kristen; ingatlah pula pernyataan Yesus dalam Mat.23:8! Dengan 'claim' Yesus itu, penulis tidak mau sembarangan menyampaikan pengajaran Kristiani kalau hal itu hanya bersumber dari kepintaran akal manusia dan tidak bersumber dari Yesus sendiri, Guru satu-satunya itu!!
Izinkan pula penulis mengingatkan pembaca akan pesan Tuhan Yesus pada Lukas 12:48b,
Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, daripadanya akan banyak dituntut.......
Dengan membaca buku kecil ini, anda diberi tambahan pengetahuan oleh Tuhan Yesus, jadi bersiaplah untuk memenuhi tuntutanNya. Sangat mungkin tuntutan Yesus tidak sejalan dengan cara hidup anda selama ini!
SILAHKAN MEMUTUSKAN APAKAH ANDA AKAN BERPUASA/ TIDAK!


PENGANTAR.
Beberapa tahun yang lalu, anak kami, seorang pelajar sidi (Katekisasi), menyampaikan pernyataan gurunya bahwa orang Kristen tidak perlu berpuasa, karena Yesus sudah berpuasa bagi kita! Kendati pada waktu itu penulis tidak berstatus hamba Tuhan, pernyataan itu menimbulkan kedukaan yang dalam, sehingga penulis berjanji  di dalam hati, suatu waktu akan mengabarkan kepada orang-orang bahwa berpuasa itu perlu dan sangat bermanfaat. Penulis mengerti perlunya berpuasa dari pengalaman sendiri, disamping membaca beberapa karangan yang sebagian diantaranya bersifat duniawi.
Maksud tersebut diatas direalisir dengan buku ini, yang menjelaskan masalah Puasa, sesuai Alkitab, sesuai pengajaran Tuhan Yesus, dan sesuai dengan bimbingan Roh Kudus.
Buku ini terbit tanpa Hak Cipta, jadi pembaca bebas memperbanyak dan membagikannya kepada yang memerlukan, demi kebangunan rohani setiap pengikut Yesus Kristus.
Izinkan penulis mengingatkan akan pesan Tuhan Yesus pada Lukas 12:48b,
Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, daripadanya akan banyak dituntut...
Dengan membaca buku ini, Tuhan Yesus memberi suatu pengetahuan bagi anda, jadi bersiap jugalah anda untuk memenuhi tuntutanNya, kendati hal itu bertentangan dengan pengertian anda selama ini!
SELAMAT MEMBACA DAN MEMPRAKTEKKAN AJARAN TUHAN YESUS!

1. BERPUASA : PRO DAN KONTRA.
Seperti telah disinggung pada kulit buku ini, banyak hamba Tuhan dari berbagai Gereja yang menyingkirkan pengajaran tentang puasa (memang secara lahiriah, berpuasa itu kurang menyenangkan, bukan?). Berbagai alasan dapat dikemukakan, baik berdasaarkan "akal-sehat", Theologia, ataupun berdaarkan ayat-Alkitab. Beberapa alasan yang dikemukakan oleh yang 'kontra' dan yang 'pro' terhadap kegiatan berpuasa disajikan secara sekilas dalam Bab ini.
1.1. KONTRA : "AKAL-SEHAT".


Puasa Yang Berkenan

Arti kata Puasa : Berpantang Makan dan Minum .

Puji Tuhan..! Mari kita sama2 selidiki Firman Tuhan, apa makna, tujuan atau inti dari Puasa yg benar sesuai dengan kehendak Tuhan.

Puasa yang hanya ikut2an tidak akan membawa hasil yang kita harapkan, maka mari berpuasalah sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.
Makna dari Puasa yang sebenarnya adalah:

1. Merendahkan diri, Mengaku dosa dan Bertobat
Nehemia 9 :1 – 3
Kalau kita membaca Nehemia pasal 9 seluruhnya kita dapati bahwa bangsa Israel dalam kesesakan besar karena dosa dan kesalahan2 mereka. Mereka memberontak dan mendurhaka kepada Tuhan sehingga mereka dibinasakan Tuhan dan masuk dalam kesusahan besar. Pada saat itulah mereka sadar akan dosa2 mereka dan mereka smua berpuasa, berkabung, berdoa merendahkan diri dan mengaku dosa dihadapan Tuhan bahkan kesalahan nenek moyang mereka.
Pengakuan mereka yang sungguh2 jujur dan terbuka dihadapan Tuhan,membuat hati Tuhan berbelas kasihan dan berbalik menolong mereka.
Ini adalah awal dari cara berpuasa yang benar di hadapan Tuhan. Cara berpuasa yg benar membuat apa yg menjadi tujuan kita berpuasa pasti terjawab, Yaitu lebih dulu mengaku dosa dan mau bertobat. Kalau kita puasa dgn berbagai macam permintaan kepada Tuhan tanpa lebih dahulu merendahkan diri, mengaku dosa dan bertobat , maka seringkali yg didapati adalah: tidak mendapat apa2 walaupun puasa sampai berbulan-bulan.
Yoel 2 :12 –14. Bangsa Israel bangsa yg tegar tengkuk. Jatuh bangun dalam dosa yg menimbulkan sakit hati Tuhan sehingga Tuhan murka. Tetapi Tuhan berfirman kepada mereka supaya mereka bertobat dgn segenap hati dan dengan puasa yg kudus.
Dalam berpuasa kita harus adakan waktu untuk Berdoa. Berpuasa tanpa Doa adalah Diet.
Puasa dgn cara inilah maka KUASA TUHAN dinyatakan, KASIH TUHAN dicurahkan sehingga TUJUAN PUASA tercapai.

2. Melepaskan diri dari Belenggu2 Dosa
Tuhan tidak melihat cara berpuasa secara lahiriah namun yang Tuhan perhatikan adalah HATI. Puasa yg tidak ada pertobatan dan tetap hidup dalam ikatan2 dosa, itu tidak mendapat berkat apa2 dari Tuhan. Misalnya: masih ada ikatan roh kesombongan, perzinahan, pemarah, kurang penguasaan diri dsb.
Yesaya 58 : 4 – 7
Penting untuk mengambil waktu berpuasa untuk pertobatan pribadi.
Kita pelajari kitab Yesaya 58 seluruhnya, maka ada suatu rahasia besar dari cara berpuasa yang benar.

Pemberian Zakat / Sedekah

sedekah
Islam

Kristen
QS 2:43 menyuruh “Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku”. Demikianlah orang Islam wajib mengeluarkan zakat menjelang akhir bulan Ramadhan. Ini dianggap pelengkap ibadah puasa. Memberi zakat adalah rukun ketiga dari Rukun Islam. Hukum zakat wajib atas setiap muslim yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu. Cara pemberian zakat diatur secara rinci dalam Al-Quran dan Sunnah.
***
Orang-orang tertentu berhak menerima zakat seperti misalnya orang miskin, orang yang mengumpulkan dan membagikan zakat, mereka yang baru masuk Islam dan membutuhkan bantuan, budak yang ingin memerdekakan diri, mereka yang kehabisan biaya di perjalanan dll. Orang kafir, yaitu orang yang bukan Islam, tidak berhak menerima zakat.
***
Zakat berfaedah karena akan mendekatkan pemberi kepada Tuhan dan juga mendapat pahala besar yang berlipat ganda “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah” (QS: Al Baqarah: 276). Zakat juga merupakan sarana penghapus dosa. Demikian dengan memberi zakat seorang berharap menambah amal untuk hari kiamat.


Sumber: http://www.isadanislam.com

Isa Al-Masih menyuruh umatnya supaya jangan kamu memberi sedekah di hadapan orang supaya dilihat mereka. Sedekah perlu diberi secara tersembunyi supaya jangan dipuji orang (Injil, Matius 6:1-4). Dorongan memberi sedekah ialah mengingat kasih Kalimat Allah yang walaupun kaya, menjelma menjadi manusia untuk menyelamatkan kita yang miskin dan menderita dalam belenggu dosa.
***
Isa Al-Masih dan Injil mengajar agar sedekah diberi kepada semua orang, baik teman maupun musuh, baik orang percaya maupun orang kafir. Orang Kristen tidak boleh membeda-bedakan. Jikalau orang memerlukan bantuan orang Kristen wajib membantu dia sedapatnya. Inilah salah satu sebab negara Kristen membantu negara Islam pada waktu ada malapetaka.
***
Pemberi sedekah tidak menambah amal. Orang Kristen Injili tidak diselamatkan oleh amal, ia diselamatkan oleh anugerah (Injil, Surat Efesus 2:7-8). Demikian pemberian sedekah tidak mendekatkannya kepada Allah. Karena Allah adalah Bapanya, ia memberi sedekah sebagai tanda terima kasih kepada Allah dan dengan hati penuh sukacita (Injil, Surat II Korintus 9:7).

Puasa – Taat Perintah Allah Atau Mengharap Pahala

Pada Bulan Ramadhan, seluruh umat Muslim di Indonesia melaksanakan puasa. Maka, sebagai negara mayoritas Muslim, puasa ditandai dengan “perintah” untuk menutup kedai-kedai makan. Tujuannya, agar menghormati mereka yang sedang melaksanakan puasa.
Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia, puasa diartikan sebagai “tidak makan dan tidak minum dengan sengaja (terutama bertalian dengan keagamaan)”.

Perintah Puasa di Al-Quran

“Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan ke atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan ke atas umat-umat yang sebelum kamu, semoga kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa.“
Sayangnya, tidak sedikit umat Muslim mengartikan ayat tersebut sebagai “ayat kewajiban”.  Tidak melihat segi kebenaran atau siapa sesungguhnya telah mewajibkan.  “...sebagaimana telah diwajibkan ke atas umat-umat yang sebelum kamu...” (Qs 2:183).

Puasa Kristen dan Islam Berbeda

Semua orang tahu bahwa puasa Islam dan Kristen sangat jauh berbeda. Di antara perbedaan itu adalah:
Pertama: Umat Kristen tidak pernah diwajibkan berpuasa seperti yang diajarkan Muhammad. Tidak ada puasa-wajib dalam ajaran Isa, yang dilaksanakan dengan ritual-ritual tertentu. Bila dilaksanakan mendapat pahala berlimpah dan jika dilalaikan akan berdosa.
Bagi orang Kristiani, puasa dilakukan dengan cara yang baik, di mana Tuhan berkenan atasnya. Bertujuan untuk mencari wajah dan belas kasih Tuhan.  Pelaksana rindu agar mempunyai hubungan lebih intim dengan penciptanya.

Jumat, 20 Juli 2012

Liputan : Persekutuan Doa Majelis BNKP Bandung Timur

Oleh: Ama Evan Lase

Firman Tuhan: "Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan." (Lukas 11 : 9 - 10)

Persekutuan Doa Para Pelayan / Majelis BNKP Bandung Timur secara rutin diadakan setiap Hari Senin, pukul 18.30 Wib sampai sekitar pukul 21.00 Wib. MC secara bergantian ditunjuk dari para majelis. Doa berlangsung sekitar 1 jam, dilanjutkan dengan rapat evaluasi majelis, dan diakhiri dengan acara ramah tamah. Pokok - pokok Doa, meliputi 4 tahap yaitu: 
Tahap 1: Ucapan Syukur atas penyertaan Tuhan atas seluruh kegiatan pelayanan selama 1 minggu yang telah berlalu.
Tahap 2: Berdoa untuk Pergumulan Jemaat, Kesehatian para Majelis, Seluruh bentuk Pelayanan Tiap Komisi, Rencana Pembangunan Rumah Ibadah, dan lain-lain.
Tahap 3: Berdoa Khusus Ibadah Raya / Kebaktian Minggu termasuk Para Pelayan dan Jemaat Tuhan.
Tahap 4: Berdoa untuk Negara & Bangsa Indonesia, Kota Bandung, Gereja BNKP Keseluruhan dan Gereja-gereja Tuhan lainnya.

Berikut dapat dilihat Sekilas Foto-foto Acara Persekutuan Doa Majelis BNKP Jemaat Persiapan Bandung Timur.