YA'AHOWU !! SYALLOM.. Kata Yesus: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh. 14:6) FAOMASI ZOAYA

LABEL

Pencarian

MARILAH KITA MENJADI BERKAT MELALUI INTERNET, KIRIMKAN TULISAN ANDA YANG MEMBANGKITKAN IMAN, MEMULIHKAN, MEMBAWA JIWA & PERTOBATAN KEPADA TUHAN.

Rabu, 27 Maret 2013

Makna Pengorbanan Kristus Bagi Keselamatan Manusia




Dalam Roma 3:23 dikatakan bahwa semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Dosa telah merusak seluruh aspek kehidupan kita. Dosa telah memperbudak kita sedemikian rupa, sehingga kita tidak bisa lagi berbuat benar di hadapan Allah dan hanya bisa menuruti natur dosa kita. Karena dosa, kita juga teralienasi dari Allah. Dan akhirnya, dosa mendatangkan murka dan hukuman Allah atas kita.
Kita sama sekali tidak bisa mengatasi masalah dosa kita. Satu-satunya jalan adalah Yesus Kristus, Putra tunggal Allah, harus datang ke dunia dan menyerahkan nyawa-Nya dengan mati disalib untuk mengatasi dosa kita.
Apakah dampak pengorbanan Kristus bagi kita? Melalui pengorbanan Kristus, kita dibenarkan di hadapan Allah, ditebus dari kuasa dosa, dan diperdamaikan dengan Allah.

1. Pembenaran

Apa pandangan keKristenan terhadap merokok? Apakah merokok itu dosa?


Alkitab tidak pernah secara langsung menyinggung tentang merokok. Namun demikian ada beberapa prinsip yang dapat diterapkan pada merokok. Pertama, Alkitab memerintahkan kita untuk tidak membiarkan tubuh kita “diperhamba” oleh apapun. 1 Korintus 6:12 menyatakan, “Segala sesuatu halal bagiku, tetapi bukan semuanya berguna. Segala sesuatu halal bagiku, tetapi aku tidak membiarkan diriku diperhamba oleh suatu apapun.” Tidak dapat disangkal merokok dapat menyebabkan kecanduan yang kuat. Dalam pasal yang sama, belakangan kita diberitahukan bahwa, “ Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, —dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” (1 Korintus 6:19-20). Tidak dapat disangkal merokok sangat merusak kesehatan. Merokok telah dibuktikan merusak paru-paru dan juga sering merusak jantung.

Tujuh Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Bahaya Rokok


Berita-berita yang muncul tentang bahaya rokok terhadap perokok aktif maupun pasif sudah bukan hal yang baru lagi. Tetapi, menurut sebuah studi baru-baru ini, yang dipublikasikan oleh American Journal of Public Health, statistik bisa menunjukkan betapa seriusnya akibat rokok.
Para peneliti menemukan bahwa ada 42.000 perokok pasif yang meninggal setiap tahunnya, dan 900 bayi termasuk di antaranya. Selain itu, ada 600.000 orang yang berpotensi meninggal dunia setiap tahunnya, dan akibatnya ada 6,6 miliar USD kerugian diderita akibat berkurangnya produktifitas.
Menurut sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh Gallup, para perokok dan non-perokok tampaknya tidak menyadari bahayanya rokok, khususnya bagi perokok pasif.
Dan, untuk mengetahui dengan lebih pasti bahaya rokok tersebut, maka para peneliti tersebut memeriksa penanda toksin dari rokok dalam tubuh, yang disebut cotinine.
Cotinine adalah produk antara yang pasti ada dalam tubuh perokok dan jumlahnya dapat menunjukkan banyaknya nikotin yang dihisap oleh seseorang. Para peneliti tersebut mengukur kadar cotinine tersebut dalam darah orang yang meninggal akibat rokok dan mendapati bahwa tingkat kematian paling tinggi lebih diakibatkan oleh efeknya terhadap paru-paru dibandingkan pada jantung.

Selasa, 26 Maret 2013

Baptisan Roh Kudus


Oleh: Pdt. Samuel T. Gunawan, M.Th

Pentakosta menandai dimulainya gereja sebagai suatu tubuh yang berfungsi melalui pencurahan Roh Kudus.(2) Sebelum naik ke surga, Kristus berjanji tidak lama lagi murid-muridNya akan dibaptis dengan Roh Kudus (Kisah Para Rasul 1:5).(3) Peristiwa “pencurahan Roh Kudus” pada hari Pentakosta tersebut indentik dengan “baptisan Roh Kudus” yang dijanjikan oleh Kristus kepada murid-muridNya. Petrus menyebutnya sebagai penggenapan nubuat Nabi Yoel (Kisah Para Rasul 2:16). Peristiwa pentakosta ini menandai ditempatkannya orang percaya di dalam Tubuh Kristus (1 Korintus 12:13; Efesus 1:22,23).

ARTI BAPTISAN ROH KUDUS

Jumat, 15 Maret 2013

PANGGILAN UNTUK MELAYANI

Bacaan hari ini: Roma 1:1
“Dari Paulus, hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul dan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah.” (Roma 1:1)

Setiap kali Paulus menulis surat kepada jemaat Tuhan, ia selalu memperkenalkan dirinya sebagai “rasul Yesus Krisus,” atau “hamba Allah.” Ia tidak merasa malu dengan statusnya tersebut. Sebaliknya ia justru bangga, bahkan menunjukkan bahwa ia memiliki otoritas untuk melayani. Bagaimana dengan diri kita? Apakah kita memiliki cara pandang yang sama seperti Paulus, ketika Tuhan memanggil kita untuk melayani?

Pertama, melayani Tuhan adalah sebuah kepercayaan dari Tuhan. Sekalipun kita tidak dipanggil menjadi rasul seperti Paulus, bahkan jabatan rasul juga sudah tidak ada pada masa kini, panggilan Tuhan atas diri kita untuk melayani Dia, harus kita respons dengan benar, bahkan panggilan Tuhan tersebut memberikan kepada kita status yang baik di pemandangan-Nya. Namun, berapa sering kita justru menolak pangilan Tuhan untuk melayani Dia? Ingatlah, melayani Tuhan merupakan suatu kepercayaan yang Tuhan berikan kepada kita.

Kedua, melayani Tuhan adalah sebuah panggilan khusus untuk melayani Tuhan. Seringkali kita berpikir bahwa melayani Tuhan; entah itu menjadi majelis, pemimpin pujian/liturgi, pemain musik, penyambutan, dan lainnya, adalah pelayanan yang kita lakukan bagi institusi gereja. Sekalipun secara teknis pelayanan tersebut terkait dengan institusi gerejawi, namun substansi pelayanan tersebut adalah sebuah pelayanan untuk Tuhan. Jadi, ketika kita dipanggil untuk melayani di gereja dalam bidang pelayanan tertentu, itu adalah sebuah panggilan khusus untuk melayani Tuhan. Itulah sebabnya Paulus sangat bangga dengan statusnya, karena yang memanggil dirinya untuk melayani adalah Tuhan.

Ketiga, melayani Tuhan adalah panggilan otoritas untuk melayani. Yang dimaksud “otoritas” di sini adalah ketika seseorang dipanggil untuk melayani Tuhan, ia memiliki wewenang serta kuasa dari Tuhan untuk melayani jemaat-Nya. Tidak seorangpun yang boleh melayani jemaat-Nya, kecuali Tuhan yang memberi wewenang kepadanya. Karena itu, hargai dan hormati panggilan pelayanan Anda!

STUDI PRIBADI: Mengapa melayani Tuhan merupakan panggilan yang sangat berharga? Bagaimana repons Anda, ketika Tuhan memanggil Anda untuk melayani-Nya?

DOAKAN BERSAMA: Berdolah bagi jemaat agar mereka memiliki keterbukaan hati untuk melayani Tuhan dalam bidang-bidang tertentu dan dapat melayani-Nya dengan penuh tanggung jawab dan setia.

Sumber: http://gkagloria.or.id/perspektif/

Senin, 11 Maret 2013

LIPUTAN: OLAH RAGA BERSAMA JEMAAT BNKP BANDUNG TIMUR

Oleh: Eben Lase (Ama Evan Lase)

Firman Tuhan mengajar kita agar mengedepankan kebersamaan. Seperti nasehat Rasul Paulus dalam I Korintus 1:10. "Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir." Hal itu menjadi bagian yang sangat penting dalam kehidupan orang percaya. Mengapa kebersamaan penting? Kebersamaan membuat kita rela melebur menjadi satu sehingga tidak menonjolkan diri. Dalam kebersamaan berlaku prinsip sinergi —kekuatan besar yang dihasilkan ketika dua unsur atau lebih melakukan kerja sama. Kebersamaan dalam kehidupan orang percaya dilahirkan dari kesatuan pikiran dan perasaan di dalam Yesus Kristus.


Dalam rangka mempererat kebersamaan dan persaudaraan d BNKP Jemper Bandung Timur, maka diadakan salah satu acara Olah Raga Bulutangkis antar jemaat. Kegiatan ini di adakan di GOR Parakan Saat, Bandung Timur, setiap hari Minggu (jam 17.00 - selesai) dan setiap hari Kamis (jam 19.00 - selesai).



Iman, Kristen dan Politik

Oleh: Pdt. Dr. Andreas A Yewangoe-DKI Jakarta 

Adakah Hubungan Antara Iman dan Politik? Inilah pertanyaan yang tidak selalu mudah dijawab. Kalau dijawab bahwa hubungan itu ada, pertanyaan lanjutannya adalah bagaimana hal itu diungkapkan. Agaknya pertanyaan ini makin mendesak untuk diajukan, khususnya di Indonesia, setelah sekian banyak partai politik Kristen dibentuk, di samping sekian banyak orang-orang Kristen yang aktif di dalam partai-partrai non-Kristen, tentu saja dengan alasannya masing-masing. Adakah Hubungan Antara Iman dan Politik?