YA'AHOWU !! SYALLOM.. Kata Yesus: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh. 14:6) FAOMASI ZOAYA

LABEL

Pencarian

MARILAH KITA MENJADI BERKAT MELALUI INTERNET, KIRIMKAN TULISAN ANDA YANG MEMBANGKITKAN IMAN, MEMULIHKAN, MEMBAWA JIWA & PERTOBATAN KEPADA TUHAN.

Jumat, 12 September 2014

MASIIIIHKAH ????




Ketika ada kejadian yang mencoba untuk mematahkan semangat, MASIHKAH kita dapat BERSUKACITA senantiasa? Ketika kita disibukkan dengan banyak hal, MASIHKAH kita memiliki waktu untuk TETAP BERDOA? Ketika apa yang kita dapatkan ternyata tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, MASIHKAH kita dapat BERSYUKUR? Jawaban kita akan menentukan bagaimana perhatian Allah kepada kita.

Kolose 4 : 2 “Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur.”

Semangat berJUANG  ^_^  Jesus Christ Bless You !

Kamis, 11 September 2014

ORANG KRISTEN DUNIAWI

“Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, dan lagi: Dalam nama-Nya berita tentang pertobatan untuk pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem” (Lukas 24:46-47)



David Bryant membedakan dua macam orang Kristen. Pertama, orang Kristen duniawi (worldly Christian), yaitu mereka yang sudah diselamatkan, tetapi tidak tertarik membawa keselamatan pada dunia, sebaliknya mereka memandang dunia sebagai sarana bagi keuntungan dan kepentingan pribadinya. Kedua, orang Kristen dunia (world Christian), yaitu orang yang sudah diselamatkan, dan mengarahkan kehidupannya di dunia untuk misi, membawa berita keselamatan kepada segala bangsa.

Dalam pengajaran Tuhan Yesus, kita melihat bahwa keselamatan dan misi adalah dua hal yang tidak terpisahkan. Perhatikan bacaan kita hari ini. Setelah meneguhkan para murid tentang kebangkitan-Nya, Tuhan Yesus mengajarkan kebenaran-kebenaran penting bagi pelayanan mereka selanjutnya. Dia merangkumkan bahwa seluruh isi kitab Taurat, kitab para nabi, dan kitab mazmur menunjuk pada penggenapan keselamatan di dalam Diri-Nya (ayat 46). Namun bukan hanya itu, garis besar Kitab Suci juga adalah tentang bagaimana berita keselamatan ini harus disampaikan kepada segala bangsa (ayat 47).

Orang Kristen duniawi—orang yang puas dengan berkat keselamatan bagi diri sendiri—dan orang Kristen dunia—orang yang merindukan keselamatan itu juga sampai kepada segala bangsa. Dari dua kelompok ini, Anda termasuk yang mana? Gaya hidup dan prioritas macam apa yang harus kita ubah jika kita ingin bertumbuh sebagai orang-orang Kristen dunia—orang-orang yang merindukan agar semua bangsa dapat kembali bersukacita di dalam Tuhan.

RESEP MENGHASILKAN ORANG KRISTEN DUNIAWI:
AJARKANLAH KESELAMATAN TANPA MISI
 

INGATLAH ! Betapa Hebatnya penyertaan TUHAN.

Tuhan seringkali memerintahkan bangsa Israel untuk MELETAKKAN batu-batu/monumen di tempat-tempat tertentu sebagai TANDA kepada bangsa Israel akan BETAPA HEBATNYA PENYERTAAN TUHAN. Tuhan ingin supaya bangsa Israel mengingat terus penyertaanNya.
Contoh dalam I Samuel 7 : 12, ---> Kemudian Samuel mengambil sebuah batu dan mendirikannya antara Mizpa dan Yesana; ia menamainya Eben-Haezer, katanya: "Sampai di sini TUHAN menolong kita."
 



Apakah kita juga SERING MENGINGAT-INGAT PENYERTAAN TUHAN dalam hidup kita? Dan Apakah kita BERSYUKUR dan Memuji Tuhan karena hal tersebut? Cobalah untuk belajar mencatat setiap kebenaran/penyertaan Tuhan dalam setiap hidup kita, supaya kita TERUS MENGINGAT AKAN KEBAIKAN TUHAN, tidak melupakanNya, dan dapat menyampaikannya juga kepada orang lain

Haleluya !

Rabu, 10 September 2014

Jangan Larut Dalam Kesedihan



Jangan tenggelam dan berlarut-larut dengan KESEDIHAN ketika menghadapi sebuah KEHILANGAN atau KEGAGALAN. Hal itu tidak akan menyelesaikan masalah, melainkan justru hanya akan mengundang kehilangan yang lebih besar, bahkan juga kesempatan yang berharga untuk maju. Percayalah akan tuntunan dan penyertaan Tuhan di sepanjang hidup kita.
TETAP SEMANGAT UNTUK MELANGKAH MAJU BERSAMA TUHAN.


I Petrus 4:13 --> “Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.”

Selasa, 09 September 2014

Mengapa Allah memilih Israel menjadi umat pilihanNya?


Berbicara mengenai bangsa Israel, Ulangan 7:7-9 memberitahu kita, “ Bukan karena lebih banyak jumlahmu dari bangsa manapun juga, maka hati TUHAN terpikat olehmu dan memilih kamu—bukankah kamu ini yang paling kecil dari segala bangsa? — tetapi karena TUHAN mengasihi kamu dan memegang sumpah-Nya yang telah diikrarkan-Nya kepada nenek moyangmu, maka TUHAN telah membawa kamu keluar dengan tangan yang kuat dan menebus engkau dari rumah perbudakan, dari tangan Firaun, raja Mesir. Sebab itu haruslah kauketahui, bahwa TUHAN, Allahmu, Dialah Allah, Allah yang setia, yang memegang perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan berpegang pada perintah-Nya, sampai kepada beribu-ribu keturunan.”

Allah memilih bangsa Israel untuk menjadi umat yang akan melahirkan Yesus Kristus – Penyelamat dari dosa dan kematian (Yohanes 3:16). Allah pertama-tama menjanjikan Mesias setelah Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa (Kejadian 3). Kemudian Allah menegaskan bahwa Mesias akan datang melalui jalur Abraham, Ishak dan Yakub (Kejadian 12:1-3) Yesus Kristus adalah penyebab utama mengapa Allah memilih Israel menjadi umat pilihanNya. Allah tidak harus memiliki “umat pilihan,” namun Dia memutuskan untuk melakukannya dengan cara itu. Yesus harus datang melalui sebuah bangsa, dan Allah memilih Israel.
 
Namun demikian, alasan Allah memilih Israel bukan hanya untuk kedatangan Mesias semata-mata. Keinginan Allah bagi Israel adalah bahwa mereka akan pergi dan mengajar bangsa-bangsa lain mengenai Dia. Israel dipanggil menjadi bangsa imam, nabi dan misionari kepada dunia ini. Rencana Allah adalah bagi Israel menjadi bangsa yang berbeda, bangsa yang membawa orang kepada Allah dan janjiNya mengenai Penebus, Mesias dan Juruselamat. Secara umum, Israel gagal dalam tugas ini. Namun demikian, tujuan utama Allah bagi Israel, yaitu membawa Mesias dan Juruselamat, telah terpenuhi dengan sempurna – dalam diri Yesus Kristus.

GARAM dan TERANG DUNIA

“Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Mat 5:13-16)

Kata kunci atas “garam dan terang” adalah memiliki “peran positif” dimanapun ia berada. Yesus melalui Injil-Nya menyatakan, bahwa orang Kristen (pengikut Kristus) adalah sebagai “garam dan terang dunia,” sebuah predikat yang membesarkan kepala membusungkan dada, akan tetapi di balik pernyataan indah tersebut terkandung panggilan yang tidak gampang untuk dijalankan. Pernyataan Yesus tersebut pada hakikatnya adalah “perintah” yang harus diterapkan dengan berani dan sungguh-sungguh karena akan ada banyak tantangan yang berusaha meredupkan terang kita dan menggagalkan fungsi kita sebagai garam. Kita harus masuk dan terlibat dalam kehidupan masyarakat dan memberikan pengaruh positif. Firman Tuhan harus nyata dalam hidup kita. Pertahankan nilai-nilai, tolok ukur, dan gaya hidup kristiani. Jadilah peka dan tolaklah segala tindakan yang tidak sesuai dengan kebenaran firman Tuhan. Bila kita setia mengikuti jalan-Nya, kita akan memberikan pengaruh yang menyehatkan bagi orang-orang di sekitar kita.

Jadikan YESUS Sandaran HidupMu



Saat sedang duduk, apabila posisi sandaran Anda salah, maka Anda akan merasa tidak nyaman. Leher Anda terasa sakit, badan pegal-pegal, dll. Terlebih lagi dalam kehidupan, SALAH MEMILIH SANDARAN HIDUP DAPAT BERAKIBAT FATAL lebih dari sakit pada leher dan pegal-pegal pada tubuh. Pastikan Anda menjadikan YESUS SEBAGAI SANDARAN HIDUP, sebab Dialah keselamatan kita, benteng hidup kita, dan perlindungan kita.

Haleluya.. !!