YA'AHOWU !! SYALLOM.. Kata Yesus: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh. 14:6) FAOMASI ZOAYA

LABEL

Pencarian

MARILAH KITA MENJADI BERKAT MELALUI INTERNET, KIRIMKAN TULISAN ANDA YANG MEMBANGKITKAN IMAN, MEMULIHKAN, MEMBAWA JIWA & PERTOBATAN KEPADA TUHAN.

Selasa, 05 Juni 2012

Kesaksian: TUHAN TELAH MEMBUKA MATAKU

 
-->
Oleh : Kartini A. I.

Kesaksian ini ditulis dengan harapan apa yang saya alami, kiranya bisa menjadi berkat baik bagi mereka yang telah percaya maupun yang belum percaya.

Sebelum saya percaya kepada Isa Almasih sebagai Tuhan dan Juruselamat, saya adalah seorang Muslimah, berlatar belakang dari keluarga Muslim dan dibesarkan di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Sukabumi Jawa Barat. Dari apa yang saya yakini dan pelajari selama itu, saya tumbuh menjadi seorang Muslimah yang fanatik dan anti-Kristen, dan menjebak bahkan mendebat orang Kristen paling hobi.

Berteriak-teriak di depan gereja dengan bilang: "Maria, dipanggil Yesus cuek saja" pun pernah saya lakukan. Karena saya merasa bahwa apa yang saya yakini waktu itu, adalah paling benar dan diridhoi Allah SWT, sesuai dengan Qs. Ali Imran 19 yang berbunyi: Innaddinna indallaahil Islam (Sesungguhnya agama (yang diridhoi) di sisi Allah hanyalah Islam)

Di luar Islam semuanya saya anggap sesat, apa lagi orang Kristen, kafir, karena Allahnya ada tiga : Tuhan Bapa, Tuhan Anak dan Tuhan Roh Kudus. Tapi alhamdullilah saya tidak pernah sampai membunuh orang Kristen.

Dan mengapa saya bisa percaya kepada Isa Almasih sebagai Tuhan dan Juruselamat ? Walaupun saya bangga dengan apa yang saya yakini dulu, tapi kalau bicara tentang hari penghakiman, itu paling takut dan paling ngeri karena saya tidak tahu pasti, kalau saya mati mendapat rahmnat Allah (masuk surga) atau laknat Allah (masuk neraka), karena saya manusia biasa yang tidak pernah luput dari kesalahan dosa.

Dari Sukabumi saya hijrah ke Bandung untuk belajar ketrampilan. Di kota kembang ini saya tinggal di pondokan atau kost. Teman-teman saya kebanyakan orang Kristen dan kebiasaan saya yang dulu tidak pernah berubah, menjebak dan mendebat orang Kristen masih sering saya lakukan dan saya tetap benci pada orang Kristen.


Motivasi: Cintailah Pekerjaanmu. Jangan Pernah Mencintai Perusahaanmu

--> 
Seorang CEO sebuah perusahaan IT dari India berbicara dalam sebuah sesi dengan para karyawan tentang filosofi ini. CEO tersebut termasuk dalam 50 orang paling berpengaruh dalam dunia bisnis di Asia (dirilis oleh majalah Asiaweek).

INTINYA CERITANYA ADALAH: CINTAILAH PEKERJAANMU, TAPI JANGAN PERNAH JATUH CINTA KEPADA PERUSAHAANMU, KARENA KAMU TIDAK PERNAH TAHU KAPAN PERUSAHAANMU BERHENTI MENCINTAIMU - Narayana Murthy.

Bagi yang tertarik membaca pandangan dia secara mendalam, berikut
kutipankata-katanya:

"Saya sering menjumpai orang-orang yang bekerja selama 12 jam sehari, 6 hari seminggu, atau lebih. Beberapa diantaranya melakukan hal tersebut karena diburu-buru oleh deadline, memenuhi target yang telah ditetapkan.
Bagi mereka, waktu-waktu panjang yang penuh lembur hanyalah bersifat sewaktu-waktu saja. Ada pula yang menjalani jam-jam panjang dalam hari-hari mereka selama bertahun-tahun: entah karena orang-orang ini merasa telah mengabdikan diri sepenuhnya kepada pekerjaan, atau bisa juga disebut workaholic.

Apapun alasan yang orang buat untuk bekerja lembur,kondisi tersebut berpengaruh TIDAK BAIK kepada orang yang menjalani maupun orang-orang sekitarnya. Berada dalam kantor selama berjam-jam dalam rentang waktu yang lama, bisa menimbulkan potensi yang cukup besar bagi yang menjalaninya untuk membuat kesalahan. Rekan-rekan saya yang saya kenal sering bekerja lembur, sering membuat kesalahan karena faktor kelelahan.
Membetulkan kesalahan-kesalahan ini tentu saja membutuhkan waktu dan tenaga tidak saja dari dirinya sendiri, melainkan orang lain yang secara langsung maupun tidak langsung bekerja bersamanya.


Senin, 04 Juni 2012

Elemu: Solohe ba Wa’atekiko

Te lö ba gotaluada zi lö irai mamondrongo nifotöi elemu. Dörö na’i so ba gotaluada zo’elemu. Oya niha sata’u ba niha so’elemu, ba oya göi niha solohi-lohi elemu, somasi möi faguru. Hadia zinduhunia nifotöi elemu andrö ? Hana wa lagohi-gohi sibai niha gelemu andrö ? Hewisa göi dandra-tandra ma ila’ila niha so’elemu ? Hezo lasöndra niha gelemu andrö ? Hadia “hareda” na so khöda gelemu ? Hana göi wa abölö sökhi na ta’aröu’ö ita moroi ba gelemu andrö ?


Fefu ganofula andrö ba oi moguna, ena’ö aboto ba dödöda fefu ngawalö nidunö-dunö ma niwa’ö-wa’ö sanandrösa ba gelemu andrö. Na no ta’ila he’iwisa sibai nifotöi elemu andrö, ba awena ta’ila ta’etu’ö ba wa’aurida, hadia tagohi gelemu andrö ba ma zui tafandröndröu ita moroi khönia.

Hadia ia gelemu andrö ?
Elemu andrö ba ya’ia da’ö fa’atuatua, fa’onekhenekhe ma fa’abölö ni’a'asogö zokhö fa’abölö si lö to’ele ba höröda ya’ita niha. Sokhö fa’atuatua ma fa’abölö andrö ba ya’ia da’ö fa’ogömigömi, afökha, samakiko. Samahaö niha ba gelemu andrö asese latötöi ba khöda guru gelemu ma duku.



Ngawalö gelemu
Oya ngawalö gelemu nisao’ö zogömi-gömi andrö, simane:

  1. fama’ele’ö si lö alua na, ba famo’eluaha fangifi,
  2. famadöhö fökhö,
  3. fame’e harazaki sebua,
  4. fokasi (famakitö dödö nono alawe ba nono matua),
  5. fangöna, zago mboto, öba ma fanaha balatu,
  6. fangöndru ba fanaha teu,
  7. fanga’asogö lakhömi,
  8. famökhö, fangowöhö, folangui, famatö niha,
  9. famabali si faronga,
  10. ba tanö bö’ö na.

Baero nisura andrö yawa, oya nasa ngawalö gelemu ni’a'asogö wa’ogömi’gömi andrö.

Hana wa lagohi-gohi niha gelemu andrö ?

Humor: ARTIS DAN DOKTER

    Seorang agen mengatur pertemuan antara kliennya dengan seorang produser TV. Kliennya memunyai seekor anjing yang bisa berbicara dan bernyanyi. Setelah mengetes kemampuan sang anjing, sang produser TV merasa sangat gembira dan setuju untuk menandatangani kontrak pembuatan pertunjukan anjing ajaib tersebut. Namun sebelum sang produser menandatangani kontrak, tiba-tiba saja masuk seekor anjing yang lebih besar dan dengan segera membawa lari sang anjing ajaib.

"Apa yang terjadi?" tanya sang produser TV keheranan.
"Itu ibunya," jawab sang agen, "Ia tidak mau anaknya jadi artis, ia mau anaknya jadi dokter.”

Lirik: Jangan Lelah

Jangan lelah
Bekerja di ladangnya Tuhan
Roh kudus yang b'ri kekuatan
Yang mengajar dan menopang

Tiada lelah
Bekerja bersamaMu Tuhan
Yang selalu mencukupkan
Akan segalanya

Reff.
Ratakan tanah bergelombang
Timbunlah tanah yang berlubang
Menjadi siap dibangun
Di atas dasar iman

Humor: CUMA INGAT JANDA

    Yanto adalah bujangan yang sangat taat beribadah. Tetapi sampai usianya mencapai 42 tahun, dia masih saja belum menikah. Kebanyakan waktunya dihabiskan di kantor dan urusan-urusan gereja. Sementara temannya di gereja, seorang gadis yang bernama Santi, sebenarnya sudah lama tertarik pada Yanto, tetapi Yanto sendiri tidak pernah memberikan perhatian khusus.
 
    Suatu hari pada acara KKR di rumah salah seorang jemaat, Yanto diminta membacakan doa makan. Dengan suara pelan Yanto mulai berdoa.

 
    "Tuhan, Bapak kami yang di Surga. Terima kasih Tuhan, Engkau telah mengumpulkan kami di sini. Terima kasih juga Tuhan atas makanan yang telah tersedia ini. Sebelum kami menyantap makanan ini, kami ingat juga orang-orang miskin, janda-janda yang benar-benar janda yang mungkin belum mendapatkan makanan hari ini..."
    "Gua aja enggak diperhatikan, kok janda-janda yang diingat. Pantas, sampai sekarang dia masih membujang terus," ujar Santi dalam hati.

Lirik: Jangan Kamu Kuatir

jangan kamu kuatir, burung di udara Dia plihara 

jangan kamu kuatir, bunga di padang Dia hiasi 

jangan kamu kuatir, apa yang kau makan minum pakai 

jangan kamu kuatir, Bapa di surga mem'lihara 


aku tidak kuatir, burung di udara Dia plihara 

aku tidak kuatir, bunga di padang Dia hiasi 

aku tidak kuatir, apa yang kau makan minum pakai 

aku tidak kuatir, Bapa di surga mem'lihara