YA'AHOWU !! SYALLOM.. Kata Yesus: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh. 14:6) FAOMASI ZOAYA

LABEL

Pencarian

MARILAH KITA MENJADI BERKAT MELALUI INTERNET, KIRIMKAN TULISAN ANDA YANG MEMBANGKITKAN IMAN, MEMULIHKAN, MEMBAWA JIWA & PERTOBATAN KEPADA TUHAN.

Sabtu, 17 September 2011

B A P T I S A N

Oleh: Arenar

Baptisan air merupakan hal yang sering diperdebatkan. Sampai saat ini banyak gerakan-gerakan yang begitu ngotot membenarkan model pembaptisan mereka. Apakah ada cara baptisan yang lebih tepat?
Memahami baptisan secara praktis memerlukan peninjauan secara praktis mengenai pengalaman-pengalaman tertentu di dalam Alkitab tentang pernyataan-pernyataan Firman Tuhan mengenai fungsi baptisan. Jika tidak maka pemahaman kita tentang baptisan akan menjadi kacau balau dan semakin membuat orang lain bingung, juga malah semakin membenarkan cara pembaptisan yang kita pakai.

Mari kita perhatikan terlebih dahulu apa istilah/pengertian baptisan.

Kesaksian KAM Yusuf Roni (Palembang)

Sejak kecil saya dididik oleh keluarga dalam agama Islam yang sudah menjadi agama turun temurun bagi keluarga "KEMAS" di Palembang. Saya sebagai anak tunggal yang dididik dan dimiliki oleh seluruh keluarga, dalam arti saya dididik oleh orang tua saya, juga oleh kakek saya dan juga oleh paman-paman saya turut bertanggung jawab mengarahkan saya, demikianlah sistem ke-keluargaan kami, yang saya kenal dan alami sejak kecil.
Jadi apabila ada keputusan yang akan diambil mengenai diri saya, maka orang tua saya tidak berhak mutlak, sebab harus dimusyawarahkan terlebih dahulu oleh keluarga besar seperti yang saya katakan diatas..... 


SURAT DARI BAPA SURGAWI.....BAPA KITA


Anak-Ku...
Engkau mungkin tidak mengenal Aku, tetapi Aku mengenal segala sesuatu tentang dirimu...(Maz.139:1) Aku tahu kalau engkau duduk atau berdiri ... (Maz.139:2) Aku mengerti segala jalanmu ... (Maz. 139:3) Setiap helai rambut kepalamu, terhitung semuanya ... (Mat. 10:29-31) Karena engkau diciptakan dalam gambar dan rupa- Ku ... (Kej. 1:26-27) Di dalam-Ku engkau hidup, engkau bergerak dan engkau ada ... (Kis. 17:28) Sebab engkau ini adalah keturunan-Ku ... (Kis.17:28)

Rabu, 14 September 2011

TIPS: 12 Cara Cepat dan Mudah Memiliki Antusiasme

“Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita…” (Efesus 3:20)

Apakah Anda mencari cara supaya motivasi dan antusiasme Anda tetap mengalir dengan stabil? Tenang, saya menyediakannya untuk Anda. Berikut ini adalah beberapa tips berdasarkan hasil riset para ahli. Penelitian dilakukan di berbagai penjuru dunia. Dan dipercaya sebagai tips yang mudah, cepat, dan nyaris tidak pernah gagal ketika dilakukan. Nah, lakukan saja sebagai rutinitas harian, maka akan menjadi kebiasaan. Hasilnya, Anda akan menjadi orang yang lebih bersemangat dan termotivasi sepanjang waktu.

Budaya Nias di Tengah Perkembangan Zaman



Oleh: Fikar Gea
Budaya merupakan nilai-nilai luhur peninggalan leluhur yang telah bertahan selama berabad-abad menjadi aturan-aturan, norma-norma atau adat istiadat yang dilakukan oleh masyarakat dan generasi berikutnya secara turun-temurun. Tentu saja begitu juga dengan Budaya Nias, bahwa budaya yang dimiliki saat ini merupakan nilai-nilai yang diturunkan oleh nenek moyang, yang telah menjadi falsafah, cara berpikir, tujuan dan cita-cita yang dimiliki, dipilih dan dipelihara. Semuanya itu memang nyata dan telah terukir dalam sejarah. Yang menjadi pertanyaannya ialah seberapa besar relevansi budaya itu terhadap keberadaan zaman sekarang ini?

"Omo Hada", Situs Warisan Budaya yang Terancam Punah

Ref: Harian Kompas, 17 Oktober 2004
Oleh : Edy Suhartono

NIAS merupakan salah satu daerah tingkat II di Provinsi Sumatera Utara yang menyimpan berbagai kekayaan budaya. Mulai dari teknologi seni bangunan rumah adat hingga patung batu dari zaman megalitikum telah memberi makna dan nilai lebih yang cukup berarti bagi masyarakat. Namun sayang, potensi ini tampaknya belum dieksplorasi lebih jauh oleh pemerintah maupun pihak swasta. Sementara itu, hasil penelitian yang selama ini ada pun terkesan sangat artifisial. Bahkan kebanyakan dilakukan peneliti dari luar negeri.

Selasa, 13 September 2011

Pekabaran Injil dan Gereja di Nias dan Pulau-pulau Lain Lepas Pantai Sumatera (1865-sekarang)


(Artikel ini diambil dari: End, Dr. Th. van den. 2001. Ragi Carita 2. PT BPK Gunung Mulia, Jakarta. Halaman 211-217)

Keadaan umum

Yang terbesar dan paling padat pendudukknya di antara pulau-pulau lepas pantai barat Sumatera ialah Pulau Nias (kini sekitar 550.000). Pulau ini, sama seperti kepulauan Batu, pulau Enggano, dan kepulauan Mentawai, baru dijajah orang Belanda sekitar tahun 1900. Sebelumnya, Belanda hanya menguasai daerah di sekeliling Gunung Sitoli. Penduduknya, khususnya di pulau Nias, tidak menjadi pelaut, tetapi hidup dari usaha bercocok-tanam (Nias) atau dari pemberian alam (Mentawai). Maka masyarakatnya bersifat tertutup dan adat serta agama turun-temurun berpengaruh besar. Di semua pulau itu terdapat sejumlah pendatang dari Sumatera Barat yang beragama Islam. Daerah Nias Utara berbeda dari Nias Selatan dalam hal logat bahasa dan adat.